Tata Cara Pemasangan Waterproofing Membrane | Aplikasi Waterproofing

Metode pelaksanaan pekerjaan pemasangan waterproofing membrane

Dibawah ini merupakan contoh kerja cara pengaplikasian atau pemasangan Waterproofing Membrane. Pekerjaan waterproofing umum dilakukan pada struktur beton pada area atas atap bangunan atau dilantai bawah seperti lantai kamar mandi atau toilet bangunan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya rembesan atau kebocoran air ke lantai di bawahnya. Tahap pekerjaan waterproofing membrane memerlukan sebuah pengawasan yang baik dan benar supaya tidak terjadi rembesan atau kebocoran yang tentunya bisa sangat merepotkan di kemudian hari, dan untuk mengatasi hal demikian tentu saja kita dapat mencoba beberapa metode waterproofing membrane
yang paling baik untuk mendapatkan hasil pekerjaan waterproofing membrane yang baik juga tentunya.

tata-cara-pemasangan-waterproofing-membrane-dengan-benar

Untuk pelaksanaan metode pekerjaan waterproofing membrane tentunya kita musti mempersiapkan alat bantu seperti sapu, sikat, kape dan peralatan pendukung lainnya. Sedangkan bahan-bahanyang diperlukan untuk persiapan lainnya dalam tata cara pengaplikasian atau pemasangan waterproofing
membrane bisa di lihat pada keterangan beriku ini, antara lain:


  1. Bahan primer coating
  2. Waterproofing membran
  3. Screed beton
  4. Acian halus
  5. Kawat kasa/kawat ayam
  6. Dan alat bantu perlengkapan pekerjaan waterprofing membrane lainnya tergantung dari kebutuhan pekerjaan dan kondisi lapangan.


tata-cara-pemasangan-waterproofing-membrane

PERSIAPAN DAN CARA PEMASANGAN WATERPROOFING MEMBRANE

1. Bersihkan area pada struktur permukaan beton yang hendak di lapisi waterproofing membrane dengan peralatan kerja yang sudah di persiapkan sebelumnya. Pastikan terlebih dahulu setiap bidang atau media dan permukaan sudah dalam keadaan benar-benar bersih.
2. Lapisi permukaan beton atau bidang yang akan di pasang pelapis membrane dengan primer coating secara merata.
3. Periksa kembali pelapisan primer coating apakah sudah betul-betul rapi dan menutup semua permukaan.
4. Aplikasikan Waterproofing membrane secara merata seluruh permukaan bidang beton dengan sambungan overlap kurang lebih sekitar 10 cm.
5. Memastikan dan memeriksa kembali waterproofing membran yang sudah terpasang sebelumnya.
6. Melakukan uji coba pengetesan penggenangan dengan air yang di tuang diatas pasangan waterproofing membrane selama kurang lebih 24 jam.
7. Apabila ketinggian air masih dalam posisi tetap atau tidak berkurang maka bisa di pastikan aman karena tidak terjadi kebocoran.
8. Melakukan pengerjaan screed sebagai penutup waterproofing membran. Khusus untuk ruang kamar mandi atau toilet langsung di tutup saja dengan screed setinggi kurang lebih 1-4 cm, dan sedangkan untuk area gutter atau saluran air sebaiknya terlebih dahulu di kasih kawat ayam lalu di beri screed 1-3 cm dan di lanjudkan dengan finish acian.

Dan pekerjaan waterproofing membrane pun sudah berhasil dan selesai di kerjakan.
Demikian tata cara pengapliasian atau pemasangan waterproofing membrane sesuai standar.

tata-cara-pemasangan-waterproofing-membrane-dak-beton


Bagi Anda yang tau beres dan tak ingin repot mengerjakannya, kami siap membantu dan melayani Anda. Kami ahli mengerjakan waterproofing membrane.
Hubungi ke bagian layanan kami ke nomor 0852 1333 6664

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tata Cara Pemasangan Waterproofing Membrane | Aplikasi Waterproofing"

Posting Komentar